Menikmati Keindahan Indonesia: Menikmati Matahari Terbit di Lereng Sindoro nan Eksotis

Saturday, July 19, 2014

Menikmati Matahari Terbit di Lereng Sindoro nan Eksotis



Mengisi liburan dengan mengunjungi tempat wisata untuk menikmati panorama alam merupakan salah satu cara jitu untuk menghilangkan kepenatan rutinitas harian. Ada beberapa alternatif lokasi mulai dari pantai hingga ke gunung. Beberapa hal yang biasanya dipertimbangkan adalah biaya, jarak tempuh, maupun pilihan pemandangan yang ditawarkan. Salah satu destinasi murah yang menawarkan panorama yang indah dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh adalah Posong.

Posong merupakan destinasi wisata yang ada di lereng Gunung Sindoro yang secara administratif berada di kecamatan Kledung kabupaten Temanggung. Posong menawarkan panorama sunrise yang menakjubkan, dimana kita dapat melihat matahari terbit dengan backdrop lima puncak gunung.


Posong tidak terlalu jauh jika dijangkau dari kota Wonosobo maupun kota Temanggung, hanya memakan waktu kurang lebih 35 menit mengunakan kendaraan pribadi untuk menuju gerbang wisata Posong di desa Tlahab kecamatan Kledung kabupaten Temanggung. Dari gerbang dibutuhkan waktu tempuh 15 menit untuk sampai ke lokasi wisata. Pengunjung tidak perlu bersusah payah jalan kaki untuk mengunjungi Posong. Perjalanan dari gerbang dapat ditempuh menggunakan kendaraan baik roda empat maupun roda dua sambil menikmati pemandangan lahan pertanian kopi, tembakau, maupun sayuran di sepanjang perjalanan. Pengunjung dihimbau untuk berhati hati karena jalan menuju lokasi dari gerbang didominasi tanjakan dimana jalan yang dilalui bukanlah aspal, melainkan batu kai yang disusun merata atau yang sering disebut dengan trasahan.

Agar tidak melewatkan terbitnya matahari pengunjung disarankan untuk tiba di lokasi sebelum pukul 4.30 agar dapat mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan apabila hendak mengabadikan terbitnya matahari. Pengunjung akan disambut langit biru yang mulai merona menjadi kuning kemerahan saat matahari mulai beranjak naik. Panorama tersebut seakan mengobati dinginya kawasan Posong, akan tetapi sangan dianjurkan untuk menggunakan jaket tebal agar tidak kedinginan.

Panorama indah Posong tidak lekas berakhir setelah matahari terbit saja. Saat matahari sudah mulai meninggipun panorama yang ditawarkan sangat indah. Kita dapat mengabadikan keindahan gunung sindoro maupun gunung sumbing sambil menikmati segelas kopi dan gorengan yang dijajakan oleh penduduk lokal di sekitar gazebo-gazebo yang ada di tempat wisata. Harga untuk segelas kopi tidak jauh berbeda dengan harga yang ditawarkan di warung kopi lain, hanya sekitar Rp.2000,- sampai Rp.3000,-. Untuk gorengan tempe kemul dan tahu kemul hanya dihargai Rp.600,-. Bagi pengunjung yang lapar, para penjual juga menyediakan mie rebus bisa langsung memesan apabila memang memerlukanya.

Panorama saat malam cerah di Posong juga menawarkan pemandangan yang menarik, dimana kita dapat menikmati bintang-bintang yang bertebaran di angkasa dipadukan dengan gemerlap kota parakan dan temanggung di kala malam. Akan tetapi ada syarat khusus untuk kunjungan malam ke Posong. Dimana kiata harus minta ijin ke penjaga agar ditemani saat kunjungan. Hal ini dikarenakan lokasi wisata Posong tutup pada pukul 17.00. Sehingga apabila pengunjung hendak berkunjung pada malam hari maupun menginap dapat menghubungi penjaga lokasi pada siang harinya agar dapat ditemani.

Keindahan panorama di Posong sangat sayang untuk dilewatkan. Selain akses menuju lokasi yang cepat dan mudah, biaya yang dikenakan untuk satu kali kunjunganpun sangat murah. Pengunjung hanya dikenakan biaya masuk Rp.2000,- tiap orangnya, sedangkan biaya parkir hanya Rp.1000,- untuk motor dan Rp.2000,- untuk mobil. Posong menunggu anda para pengunjung yang bertanggung jawab agar keindahan dan kebersihan lokasi tetap terjaga.

2 comments:

  1. ciyeee, kok fotone mung siji yud?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngko dsik lah, iseh neng alat tempur jeh sebagian

      Delete